Rabu, 6 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Peta WisataPeta Wisata
Peta Wisata - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita 48 Dapur MBG Polman Tak Penuhi Sanitasi, JOL Dukun...
Berita

48 Dapur MBG Polman Tak Penuhi Sanitasi, JOL Dukung DPRD Sidak

Jaringan Organisasi Lokal (JOL) secara tegas mendukung langkah DPRD Polewali Mandar (Polman) untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap 48 titik dapur program

48 Dapur MBG Polman Tak Penuhi Sanitasi, JOL Dukung DPRD Sidak

Jaringan Organisasi Lokal (JOL) secara tegas mendukung langkah DPRD Polewali Mandar (Polman) untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap 48 titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dukungan ini muncul setelah temuan mengejutkan menunjukkan bahwa puluhan dapur tersebut tidak memenuhi standar sanitasi dan kelayakan kesehatan. Bahkan, kondisi sarana yang memprihatinkan ini berpotensi membahayakan kesehatan ribuan anak sekolah sebagai penerima manfaat utama program.

Aktivis JOL menilai bahwa pemerintah daerah harus bertanggung jawab penuh atas lemahnya pengawasan terhadap mitra penyedia makanan tersebut. Oleh karena itu, sidak gabungan bersama Dinas Kesehatan menjadi harga mati guna memastikan kebersihan proses pengolahan makanan di lapangan. Publik menuntut transparansi total mengenai kriteria pemilihan lokasi dapur yang kini menjadi sorotan tajam berbagai pihak.

Ancaman Penyakit dan Kualitas Gizi

Buruknya sanitasi di puluhan dapur tersebut memicu kekhawatiran serius mengenai kontaminasi bakteri pada menu makanan harian siswa. Selain itu, lingkungan yang tidak steril dapat menurunkan kualitas nutrisi yang seharusnya menjadi keunggulan utama program nasional ini. Sebab, tujuan mulia memberikan gizi terbaik akan sia-sia jika proses produksinya justru mengabaikan prinsip dasar keamanan pangan.

Akibatnya, JOL mendesak pemerintah agar segera menghentikan sementara operasional dapur yang tidak layak hingga mereka melakukan perbaikan total. Namun, langkah penghentian ini harus berjalan beriringan dengan penyediaan solusi alternatif agar distribusi makanan kepada siswa tidak terhenti total. Selanjutnya, DPRD perlu memanggil dinas terkait guna memberikan penjelasan mengenai standar operasional prosedur (SOP) pengawasan yang selama ini berjalan.

Desakan Evaluasi Kontrak Pengelola

JOL mencurigai adanya kelalaian dalam proses verifikasi awal sebelum dapur-dapur tersebut mendapatkan izin untuk beroperasi secara resmi. Bahkan, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk ikut mengawasi potensi penyimpangan anggaran jika standar pelayanan minimal tidak terpenuhi di lapangan. Oleh sebab itu, evaluasi terhadap kontrak kerja sama dengan pihak pengelola harus menjadi agenda utama dalam pertemuan bersama legislatif nanti.

Baca juga:Bedah Selisih Harga Alphard XE Hybrid Rp349 Juta

JOL Siap Mendampingi dan Mendukung Penuh Langkah DPRD Polman Turun Sidak  Dapur MBG Bermasalah - Dentumnusantara

“Nyawa anak-anak kita tidak boleh menjadi pertaruhan demi efisiensi anggaran. Oleh karena itu, kami mendukung penuh langkah tegas DPRD,” tegas koordinator JOL dalam rilisnya.

Selanjutnya, pemerintah daerah perlu melibatkan ahli gizi dan sanitarian untuk melakukan audit berkala secara mendalam di setiap titik dapur MBG. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali merasa tenang karena program ini benar-benar berjalan sesuai dengan standar kesehatan yang pemerintah tetapkan.

Transparansi dan Pengawasan Masyarakat

Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya program Makan Bergizi Gratis menjadi faktor krusial guna mencegah praktik kecurangan di tingkat bawah. Sebab, pengawasan mandiri oleh orang tua siswa dapat menjadi sistem peringatan dini jika mereka menemukan kejanggalan pada kualitas makanan. Oleh karena itu, pembentukan posko pengaduan warga menjadi solusi mendesak yang harus segera pemerintah realisasikan di Polman.

Berikut adalah tiga poin tuntutan JOL dan DPRD:

  1. Sidak Serentak: Melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh ke 48 dapur tanpa pemberitahuan sebelumnya.

  2. Sertifikasi Layak Higiene: Mewajibkan setiap pengelola dapur memiliki sertifikat resmi dari Dinas Kesehatan setempat.

  3. Sanksi Pemutusan Mitra: Memberikan tindakan tegas berupa pemutusan hubungan kerja bagi pengelola yang terbukti lalai menjaga kebersihan.

Meskipun demikian, program ini tetap memiliki nilai manfaat yang tinggi jika manajemen pengelolaannya mendapatkan perbaikan secara fundamental. Sebagai penutup, temuan 48 dapur MBG tidak memenuhi sanitasi di Polman merupakan alarm keras bagi tata kelola program bantuan pemerintah. Dengan demikian, sinergi antara DPRD dan organisasi lokal diharapkan mampu memperbaiki keadaan demi masa depan anak-anak di Polewali Mandar.

Tags: dapur mbg polman sidak