Rabu, 6 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Peta WisataPeta Wisata
Peta Wisata - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Napas Baru Untuk Lumbung Pangan Irigasi Modern Seg...
Berita

Napas Baru Untuk Lumbung Pangan Irigasi Modern Segera Hadir i Desa Paku

Rp25 Miliar untuk Kebangkitan Pertanian Polman! Irigasi di Desa Paku Akhirnya Diperbaiki Setelah 30 Tahun Polewali- Kabar gembira datang bagi para petani

Napas Baru Untuk Lumbung Pangan Irigasi Modern Segera Hadir i Desa Paku

Rp25 Miliar untuk Kebangkitan Pertanian Polman! Irigasi di Desa Paku Akhirnya Diperbaiki Setelah 30 Tahun

Polewali- Kabar gembira datang bagi para petani di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Setelah hampir tiga dekade terbengkalai, sistem irigasi yang menjadi nadi kehidupan pertanian di desa tersebut akhirnya akan mendapatkan napas baru. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) memberikan dukungan penuh dengan mengalokasikan anggaran senilai Rp25 miliar untuk membangun jaringan irigasi modern, yang dijadwalkan akan segera dimulai pada tahun 2026.

Napas Baru Untuk Lumbung Pangan Irigasi Modern Segera Hadir i Desa Paku
Napas Baru Untuk Lumbung Pangan Irigasi Modern Segera Hadir i Desa Paku

Baca Juga : Ritual Sakral Masossor Manurung Kembali Digelar, Mandikan Keris Pusaka Mamuju

Inisiatif besar ini merupakan buah dari kolaborasi dan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman dan Pemprov Sulbar. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Polman, Samsul Mahmud, dalam acara Rapat Turun Sawah di area Bendungan Lakejo, Desa Dakka.

Akhir Penantian Panjang Para Petani

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan bahwa infrastruktur irigasi di Desa Paku telah mangkrak dan tidak pernah diperbaiki selama kurang lebih 30 tahun. Kondisi ini menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian warga tidak pernah berjalan optimal, yang pada akhirnya berpotensi menekan hasil panen dan perekonomian masyarakat.

“Sudah hampir tiga dekade irigasi itu tidak tersentuh pembenahan. Akibatnya, pengairan untuk sawah dan ladang petani kami jauh dari kata maksimal. Alhamdulillah, berkat dukungan dan perhatian penuh dari Bapak Gubernur serta kerja sama kita semua, akhirnya pada tahun 2026, infrastruktur vital ini akan dikerjakan,” ujar Bupati dengan penuh semangat.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa bantuan anggaran sebesar itu tidak akan terwujud tanpa campur tangan dan kepedulian Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK). “Berkat dukungan Pak Gubernur Sulbar, irigasi yang ada di Paku kita dapat bantuan anggaran kurang lebih Rp25 miliar. Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk memajukan sektor pertanian di Polman,” tambahnya.

Skala Nasional: Pengerjaan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan

Yang membuat proyek ini semakin menarik adalah lingkup kewenangan pengerjaannya. Gubernur Suhardi Duka menjelaskan bahwa meskipun lokasinya berada di Sulawesi Barat, secara administratif, wilayah irigasi di Kecamatan Binuang ini berada di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan, yang berpusat di Sulawesi Selatan.

“Setelah kami kaji lebih mendalam, ternyata wilayah kerjanya secara teknis bukan di bawah kewenangan balai di Sulawesi Barat, melainkan di bawah BBWS Pompengan, Sulsel. Oleh karena itu, nanti yang akan mengerjakan pembangunan irigasinya adalah tim dari BBWS Pompengan,” jelas Gubernur yang akrab disapa SDK.

Dampak yang Diharapkan: Mendorong Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani

Napas Baru Pembangunan jaringan irigasi senilai Rp25 miliar ini diyakini akan menjadi game-changer bagi sektor pertanian di Polewali Mandar. Dengan sistem pengairan yang lancar dan terjamin, para petani dapat:

  • Meningkatkan Produktivitas: Lahan pertanian akan mendapat pasokan air yang cukup, memungkinkan intensifikasi tanam dan peningkatan hasil panen.

  • Mengoptimalkan Lahan: Lahan-lahan yang sebelumnya kering atau sulit diairi dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.

  • Meningkatkan Kesejahteraan: Peningkatan hasil panen secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga petani.

Proyek ini tidak hanya sekadar tentang membangun saluran air, tetapi tentang memberi harapan dan memulihkan denyut perekonomian dari akar rumput. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendorong Sulawesi Barat menjadi lumbung pangan yang lebih mandiri di masa depan.

Tags: Irigasi Polewali Samsul Mahmud